Curcol (Curhat Colongan) Kegalauan Mahasiswa

Beberapa pihak agaknya sudah skeptis dengan para mahasiswa masa kini. Sampai ada terlontar kalimat pedas seperti “menjadi mahasiswa dan kuliah adalah bayar mahal hanya untuk memperpanjang nama dengan gelar.” Atau ada lagi yang melontarkan pertanyaan “Mahasiswa, Dimana Maha-mu?” (baca disini http://www.facebook.com/note.php?note_id=10150110083210785 ) berbagai celetukan skeptis itu mungkin bentuk kekecewaan bahwa Mahasiswa masa kini memang kurang... Continue Reading →

Mahasiswa, Di mana Mahamu?

Apa yang menjadi perbedaan mendasar mahasiswa dengan ‘enggak mahasiswa” alias siswa biasa(SD, SMP, SMA)? Kalau menurut beberapa orang adalah mahasiswa bisa sekolah tanpa baju seragam dan bebas mengenakan apapun sedangkan 3 tingkat sekolah sebelumnya wajib mengenakan baju seragam. Fiuh, begitu sajakah perbedaannya? Hanya dari tataran kemasan, jadi dapatkah disimpulkan isi dan pola pikir mahasiswa tak... Continue Reading →

Facebook Di Mata Kaum Bawah

“…We finally found a way, to consume boredom everyday… …We found expression for our hate, Without any kind of consequence Who needs patience anymore, When all our pleasure's virtual…” (Manic Street Preachers – A Billion Balconies Facing The Sun) "You don't get to 500 million friends without making a few enemies." (The Social Network) Beberapa... Continue Reading →

All We Make is Entertainment: Musik Indonesia Sebagai Komoditas

Kajian ini akan dimulai dengan sebuah rasa syukur bahwa sekarang ini musik Indonesia akhirnya menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Musik Indonesia memasyarakat dan beredar secara luas diseluruh penjuru negeri dan dijadikan prioritas hiburan oleh segenap lapisan masyarakat, bisa dibilang ini adalah pertanda kebangkitan kembali musik Indonesia yang sebelumnya sempat mengalami kelesuan dan kalah oleh... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑