Merangkul Mereka yang Kesepian

“Uraikan simpul kacaunya!!!… Maka sudahilah sedihmu yang belum sudah!!!” (Festivalist – Menantang Rasi Bintang) Saya jarang menonton film Korea, atau serial televisi Korea yang digandrungi beberapa teman. Tetapi, ketika saya menonton Castaway on the Moon (2009) karya sutradara Hae-jun Lee untuk pertama kalinya, saya langsung suka dengan film ini. Bahkan saya berulang kali menontonnya hingga... Continue Reading →

Berperang Demi Eek

Saya berpikir bahwa peradaban manusia belakangan ini mengalami gonjang-ganjing. Gonjang ganjing dan perang yang setidaknya dipicu oleh dua hal: Manusia berperang satu sama lain karena terjebak dalam kalang kabut keagamaan dan kalang kabut kebudayaan. Kalang kabut ini dapat dilihat misalnya dalam kasus bagaimana negara-negara dunia berperang. Blok barat yang dianggap sekuler dianggap selalu mensubordinasi negara... Continue Reading →

Steal If You Dare: Menggugat Revolusi Industri

(Pengantar untuk pameran seni rupa Steal If You Dare yang diadakan pada 21 juni 2014 di Klinik Kopi, Jogja) Pada tahun 1712, seorang pria berkewarganegaraan Inggris bernama Thomas Newcomen menemukan pompa air. Pompa yang dapat digunakan para pekerja tambang di pertambangan batubara di Inggris. Dengan penemuan pompa air itu, alih-alih menghabiskan waktu dan tenaganya untuk... Continue Reading →

Ulasan Buku “Radikal Itu Menjual: Budaya Perlawanan Atau Budaya Pemasaran?”

(Dimuat di EYD Magazine edisi September 2013) Apakah anda suka mendengarkan musik indie? Menonton film indie, berbelanja di distro-distro indie, membaca buku terbitan indie? Jika iya, anda adalah bagian dari aktivis budaya-tanding yang berupaya menegasikan budaya mainstream (yang katanya) gencar diproduksi oleh anak haram perekonomian dunia: kapitalisme. Namun, benarkah budaya-tanding adalah musuh utama kapitalisme? Atau jangan-jangan hanya... Continue Reading →

Mahasiswa, Di mana Mahamu?

Apa yang menjadi perbedaan mendasar mahasiswa dengan ‘enggak mahasiswa” alias siswa biasa(SD, SMP, SMA)? Kalau menurut beberapa orang adalah mahasiswa bisa sekolah tanpa baju seragam dan bebas mengenakan apapun sedangkan 3 tingkat sekolah sebelumnya wajib mengenakan baju seragam. Fiuh, begitu sajakah perbedaannya? Hanya dari tataran kemasan, jadi dapatkah disimpulkan isi dan pola pikir mahasiswa tak... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑