Dangdut Sebagai Media Kampanye Politik

Dangdut adalah salah satu musik yang paling populer dan paling digemari masyarakat Indonesia. Namun, sejak tahun 70-an hingga sekarang dangdut tetap mendapatkan stigma sebagai musiknya rakyat atau musik kalangan menengah ke bawah. Stigma yang melekat ini yang menjadikan dangdut kemudian dimanfaatkan oleh politisi maupun partai politik untuk menjadi media kampanye politik. Dangdut digunakan sebagai alat... Continue Reading →

What I Want To Write This Year

Music. (Pic: Vector Stock) Disclaimer: This is a 'curhat' writing. After publishing my first book PIAS: Kumpulan Tulisan Seni dan Budaya in 2017, I was keen to write and publish at least two book titles this year. My first book PIAS studied extensively art and culture (music, fine arts, film, literature, etc.). So, the two titles I will write this... Continue Reading →

Memikirkan Ulang Faedah Musik

Saya memikirkan hal ini sejak lama: apa faedah musik bagi manusia dan kemanusiaan? Apakah musik hanya sekadar hiburan, perkara sekunder yang menyempil sebagai intermezzo di tengah lini kehidupan lain seperti bekerja, makan, tidur, bercinta? Atau, musik adalah perkara primer, bagian yang tak kalah pentingnya bagi kehidupan? Pertama, untuk memahami faedah musik bagi manusia, kita harus... Continue Reading →

Falsafah Kramadangsa dalam PIAS

Catatan: Ulasan ini adalah versi panjang (naskah asli) dari ulasan untuk buku saya PIAS yang ditulis oleh musikolog Erie Setiawan. Versi pendek (naskah tersunting) telah dimuat di ruang.gramedia.com. Aris adalah semata tubuh yang terbentuk karena niat kedua orang-tuanya, direstui Sang Khalik, maka ia menjadi ada, menjadi “aku”. “Aku” kemudian berkembang dengan ikutan-ikutan dan ikatan-ikatan lain.... Continue Reading →

Waspada Kebisingan Kota

(Dimuat di koran Kedaulatan Rakyat. 20 Februari 2015) Banyak orang yang menetap di Yogyakarta mulai mengeluhkan kemacetan yang sering terjadi di ruas jalan utama, terutama saat jam sibuk pagi atau sore. Kemacetan makin terasa di musim liburan saat banyak kendaraan pelancong luar kota singgah ke Yogya. Jalan utama seperti Malioboro begitu riuh kendaraan dan lalu lalang... Continue Reading →

Bahkan Keroncong pun Pernah Muda dan Romantis

  ( Tugas Mata kuliah Filsafat 2/Estetika Musik. Juga dimuat di JakartaBeat 6 Desember 2011. http://jakartabeat.net/musik/kanal-musik/ulasan/696-bahkan-keroncong-pun-pernah-muda-dan-romantis-.html ) Rumah itu terletak disebuah gang kecil di wilayah Bausastran, Jl. Gayam, Baciro, Yogyakarta. Minggu siang itu gerimis turun mengguyur kota Jogja, dan di antara rintik hujan yang kian deras, dari rumah itu tetap mengalun musik mendayu dan merdu, karena musik itu memang... Continue Reading →

Powered by WordPress.com.

Up ↑