Bahkan Orang Korea Pun Bisa Berdangdut

Budaya itu fluid, cair. Ibarat air yang harus luwes mengikuti kelokan jalur sungai, budaya harus luwes mengikuti zaman.

Eat

Photos of eating and food on social media will indeed portray us more cool in the presence of global villagers. Being cool is a means of generation 2.0 looking happy. But it is worth pondering, what if the coolness is hypocracy? A kind of our self-esteem to cover up the fact that there are actually still many things about humanity that we miss talking about behind the beauty of the food picture.

RUU Permusikan dan Pembungkaman Kreativitas Musisi

Belakangan dunia musik Indonesia sedang digemparkan oleh satu kasus: musikus pop rock mahsyur Ahmad Dhani masuk bui. Pentolan band Dewa 19 dan Republik Cinta Management ini dijerat dengan UU ITE karena terbukti menyebarkan ujaran kebencian di cuitannya di situs microblogging Twitter. Kontroversi langsung merebak: banyak yang menyayangkan masuknya Dhani ke hotel prodeo karena menganggap UU … Lanjutkan membaca RUU Permusikan dan Pembungkaman Kreativitas Musisi

Merintis Pengarsipan Musik Indonesia

Almanak Musik Indonesia 2005 - 2015. (Foto: Tokopedia) Penyakit laten negeri ini adalah enggan menengok ulang sejarah, terlalu malas mengumpulkan arsip segala hal. Termasuk mengumpulkan segala hal tentang musik. Almanak Musik Indonesia 2005 – 2015 (selanjutnya disebut AMI) adalah sebuah rintisan, berusaha mengobati penyakit laten tersebut dengan cara mengarsipkan musik nusantara. Disusun oleh Kelik M. … Lanjutkan membaca Merintis Pengarsipan Musik Indonesia

What I Want To Write This Year

Music. (Pic: Vector Stock) Disclaimer: This is a 'curhat' writing. After publishing my first book PIAS: Kumpulan Tulisan Seni dan Budaya in 2017, I was keen to write and publish at least two book titles this year. My first book PIAS studied extensively art and culture (music, fine arts, film, literature, etc.). So, the two titles I will write this … Lanjutkan membaca What I Want To Write This Year

Samarinda Menggugat Tambang

Foto: Klik Samarinda “Kami ada dan berlipat ganda.” Jargon di atas kerap digunakan untuk menggambarkan bagaimana aktivis HAM Munir. Meski Munir dibungkam paksa oleh penguasa, nama dan keberaniannya akan ada dan berlipat ganda, mengubah kegelisahan malih rupa menjadi kemarahan yang ditujukan pada penguasa. Jargon ini lebih kurang sama dan bisa menjelaskan apa yang terjadi di … Lanjutkan membaca Samarinda Menggugat Tambang