Merintis Pengarsipan Musik Indonesia

Almanak Musik Indonesia 2005 - 2015. (Foto: Tokopedia) Penyakit laten negeri ini adalah enggan menengok ulang sejarah, terlalu malas mengumpulkan arsip segala hal. Termasuk mengumpulkan segala hal tentang musik. Almanak Musik Indonesia 2005 – 2015 (selanjutnya disebut AMI) adalah sebuah rintisan, berusaha mengobati penyakit laten tersebut dengan cara mengarsipkan musik nusantara. Disusun oleh Kelik M.... Continue Reading →

Memikirkan Ulang Faedah Musik

Ilustrasi: Dwi Sugiyanto Saya memikirkan hal ini sejak lama: apa faedah musik bagi manusia dan kemanusiaan? Apakah musik hanya sekadar hiburan, perkara sekunder yang menyempil sebagai intermezzo di tengah lini kehidupan lain seperti bekerja, makan, tidur, bercinta? Atau, musik adalah perkara primer, bagian yang tak kalah pentingnya bagi kehidupan? Pertama, untuk memahami faedah musik bagi... Continue Reading →

Makna (Musik) Mana Yang Kita Bela?

Kita sering mendengar tipikal komentar seperti ini: “aduh kok band atau musisi ini memainkan musiknya di konser nggak mirip sama sekali ya dengan versi di album”, atau “sayang sekali si anu menyanyikan lagunya improve begitu, nadanya nggak sama persis dengan yang di versi rekaman.” Di masa sekarang penikmat musik sering menilai pertunjukan atau konser musik... Continue Reading →

Yang Fana Adalah Aku. Ilmu Abadi

Gambar dari http://www.qorisme.com/2015/08/android-aplikasi-dan-game-untuk-melatih.html Duel Otak adalah permainan mutakhir di gawai yang belakangan tengah digandrungi banyak orang. Teman-teman saya di media sosial banyak membagikan tangkapan layar skor atau hasil tanding mereka dengan lawan mainnya. Permainan ini ibarat lomba Cerdas Cermat di jagad daring, dengan berbagai pertanyaan interdisipliner. Namun sebenarnya sama persis dengan Eat Bulaga yang banyak... Continue Reading →

Kenikmatan Bergoyang

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kawasan wisata air terjun Jumog di Karanganyar Jawa Tengah selalu padat dipenuhi pengunjung saat libur panjang lebaran. Hari ketiga libur hari raya adalah puncak padatnya pengunjung, petugas loket tiket masuk mencatat ada 5000-an pengunjung berwisata ke objek wisata di lereng gunung Lawu itu. Pengunjung domestik maupun internasional sebagian besar tentu bermaksud menikmati... Continue Reading →

Lupakan Spongebob, Lupakan Justin Bieber, Cintai Cublak-Cublak Suweng, Mungkinkah?

( Makalah dengan judul asli "Menangkal Homogenisasi Budaya Melalui Pendidikan Formal Seni (Pertunjukan)" yang disampaikan dalam seminar bertajuk "Peranan Seni Pertunjukan Nusantara Dalam Penguatan Karakter dan Kepribadian Bangsa." pada hari Sabtu, 10 Desember 2011. kerjasama HMJ Etnomusikologi dan HIMA Musik Fakultas Seni Pertunjukan ISI YK. Judul diubah sebagai pencitraan agar kelihatan lebuh unyu dan gaul,... Continue Reading →

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑