Cerpen: “MENGHITUNG HARI, MENGHITUNG BULAN”

Asap dimana-mana, kegelapan, kelam, hitam, ini bukan akhir dunia. tapi selimut asap memeluk daerah ini. Aku dan kekasih hati megap-megap mengejar oksigen yang semakin langka. Asap dimana-mana, dimana tukang balon gas? Biar aku bisa pinjam tabung oksigennya untuk pertahankan jiwaku dan kekasih hatiku... Akhir tahun ini agak sedikit berbeda dari tahun-tahun silam. Dulu aku selalu … Lanjutkan membaca Cerpen: “MENGHITUNG HARI, MENGHITUNG BULAN”

Cerpen: “Seandainya”

Aku bisa berkata seandainya. Banyak andai yang bisa kukhayalkan. Andai Aku punya pacar supermodel; andai aku punya kekayaan yang melimpah ruah; andai Aku dianugerahi kemampuan berpikir yang luar biasa, sehingga Aku bisa jadi The next -Einstein dan memenangkan nobel fisika. Takkan ada batasnya bila kujelajah seluruh semesta andai ini. Tentu saja andai yang kukhayalkan nyaris … Lanjutkan membaca Cerpen: “Seandainya”

Cerpen: “JURU SIAR MERINDUKAN CINTA”

Ia kembali berceloteh. Karena memang demikianlah rutinitas harian-nya. Diberitakannya pada dunia apa yang terjadi, apa yang menyebabkan sang malam terlambat datang. Atau apa yang membuat mentari enggan bersinar. Dibeberkannya segala kebobrokan alam, atau rakusnya spesies kita mengeruk bumi. Bumi yang semakin rapuh dan merenta termakan usia. Ialah temanku, sang juru siar. Yang berwajah manis kemalu-maluan … Lanjutkan membaca Cerpen: “JURU SIAR MERINDUKAN CINTA”